fiscus-wannabe
1889931491244934
Sedang Proses ...

Semangat Jurnalisme Positif


Tergopoh-gopoh, aku mencari sepatu olahragaku. Masih sangat pagi, matahari pun masih malu-malu menampakkan sinarnya. Di jam-jam ini, usai solat subuh, biasanya aku kembali merebahkan tubuhku hingga pukul tujuh pagi. Hari ini ceritanya sedikit berbeda, aku paksa tubuhku untuk bergegas pergi ke taman kota, sekadar berlari-lari kecil mengelilinginya. Memang sudah kebiasaanku untuk berlari pagi setiap Jumat pagi. Ah, sepertinya aku harus mengoreksi kata “setiap”, aku masih sering mangkir dari jadwal yang aku tetapkan sendiri.

Aku sudah berlari, sudah berkeringat, dan sudah terengah-engah. Pagi ini, Taman Suropati lebih ramai dari Jumat pagi minggu kemarin. Serombongan anak-anak SD dari Gondangdia membuat Taman Suropati semakin terasa ramai oleh orang-orang yang berolahraga pagi. Aku sedang duduk di bangku taman sambil menenggak sebotol minuman isotonik ketika reporter NET. menghampiriku. Kami berbincang sedikit tentang suatu topik yang cukup hangat di perbincangkan di pelbagai media.

Aku tidak diminta, apalagi dibayar, untuk menulis postingan tentang Net. Tapi memang, dari lima jam waktu yang aku habiskan untuk menonton TV, lebih dari empat jamnya aku habiskan untuk menonton NET.. Begitulah perbandingannya. Entahlah, tapi aku merasakan semangat jurnalisme positif dari beberapa program NET. yang aku tonton. Pernah mendengar slogan “bad news is good news”? Singkatnya, jurnalisme positif adalah jurnalisme yang bertentangan dengan slogan tersebut.

Pertama kali aku mengenal NET. ketika di twitter Superman Is Dead berkicau dan mengabari kalau mereka akan tampil di Tonight Show. Sejak itu aku sering mengikuti program-program NET.. Pagi-pagi, sambil bersiap berangkat kerja, hampir setiap hari aku menonton Indonesia Morning Show, program yang menampilkan berbagai paket informasi terkini  (hard news, light news, dan entertainment news) yang dibawakan dengan gaya yang lebih akrab dan menghibur. Dan, tentu saja dengan cita rasa jurnalisme positif yang sangat kental. Meski kabar buruk yang harus disampaikan, Indonesia Morning Show tetap membahas sisi positif peristiwa yang dikabarkan tersebut. Tidak ada komentar pembaca berita yang terkesan menggeneralisasi, apalagi menghakimi. Aku yang menonton pun tidak menjadi stres karena berita-beritanya.

Sama halnya dengan Entertaintment News, program yang menyuguhkan berita atau informasi menarik dari dunia entertainment, di dalam maupun luar negeri berdasar pada fakta dan informasi. Program ini juga akan membahas berita dari dunia musik, film, fashion, seni, biografi, dan event-event. Meski cukup jarang menyimak program ini, aku suka dengan konsepnya yang lebih segar dan jauh dari kesan program infotaintment yang sering kali hanya menyuguhkan "masalah" yang sedang mendera para selebritas tanah air.


Sudah sejak lama jurnalisme positif dianut oleh media-media di Jepang. Hasilnya, kita dapat melihat perbedaan antara Jepang dengan negara yang menganut jurnalisme negatif. Meski baru sekelumit media di tanah air yang bernafaskan semangat jurnalisme positif, aku yakin tidak hanya NET., tapi semoga saja media-media ini bisa membawa dampak positif bagi para penontonnya. Aku yakin suatu saat tidak akan ada lagi debat-debat kusir di layar kaca yang kita tonton sehari-hari. Aku yakin, kita sudah mulai belajar untuk memilih dan memilah mana-mana saja informasi yang harus kita serap dan mana-mana saja yang harus kita yang harus kita tangkal.
Media 3656655467509430900

Posting Komentar Blogger Disqus

emo-but-icon

Beranda item

Statistik

Langganan Surel

Pemirsa

Kliping