zORB44u1Y5Szogk9hvRg5anbZDydcDDjseaSpgOw

Ngidam Naik Kuda


Menyusuri jalanan di Kota Semarang rasanya kurang afdol jika tidak berhenti di Lawang Sewu. Bangunan bekas Kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij ini merupakan bangunan tua yang menjadi salah satu ikon Kota Semarang. Selain Lawang Sewu, Semarang juga memiliki deretan bangunan tua peninggalan Belanda, semisal Gereja Blenduk dan Gedung Marba yang terletak di Kota Lama, sebuah kawasan bersejarah di utara Semarang, yang juga dijuluki Little Netherland.


Meskipun tidak seterkenal Lawang Sewu, Semarang juga memiliki Candi Gedong Songo. Terletak pada ketinggian 1200 mdpl di Lereng Gunung Ungaran, Candi Gedong Songo merupakan candi Hindu yang dibangun sejaman dengan candi-candi di Dieng.


Ada dua cara untuk menjelajahi seluruh kompleks dengan rute sepanjang 4 km, berjalan kaki atau menunggang kuda. Kali kami ke sana, karena isteri saya sedang hamil muda dan ngidammaksudnya suaminya yang ngidamnaik kuda, kami memilih untuk menunggang kuda mulai dari pintu masuk sampai Candi Gedong V yang terletak di puncak tertinggi atau Puncak Nirwana. Lalu turun hingga Candi Gedong I. Di tengah perjalanan dari Candi Gedong IV menuju Gedong III, kita akan mencium bau belerang yang berasal dari sumber air panas yang terus-menerus menyemburkan asap belerang.

Dari Puncak Nirwana kita dapat melihat pemandangan gugusan gunung Sindoro, Sumbing, Merbabu, dan Telomoyo. Petualangan kami sedikit ternodai. Sesampainya di Candi Gedong V saya ngomel-ngomel karena banyak yang mencorat-coret batu candi dengan ukiran nama mereka dan pasangannya. Tidak hanya menggunakan spidol, tidak sedikit juga yang memahatnya.

Memang tidak hanya di Candi Gedong Songo, di lokasi wisata lain semisal gua juga tidak sedikit pasangan yang gemar mengukir namanya. Mungkin mereka adalah cucu moyang tidak ingin kalah dengan nenek moyangnya yang piawai mengukir relief-relief yang sangat indah. Sayanganya itu justru menjadi kebiasaan destruktif yang tidak layak untuk disebut sebagai kebudayaan cucu moyang.

Sungguh Candi Gedong Songo di mata saya masih terkesan misterius. Candi Gedong Songo sangat direkomendasikan untuk dikunjungi jika mampir ke Semarang. Kesunyian dan kedamaiannya menjadi daya tarik tersendiri. Pemerintah setempat harus lebih banyak lagi menaruh perhatiannya agar Candi Gedong Songo dapat tumbuh menjadi destinasi archaeotourism yang dapat disandingkan dengan candi-candi lainnya yang sudah lebih dulu terkenal.
Baca Juga
Abah
Generasi Micinial

Artikel Terkait

1 komentar

  1. candi-candi yang indah terletak di perbukitan dengan cuaca yang sejuk. Termasuk juga Candi Gedong Songo yang ada di Kabupaten semarang. Candi yang terletak di bukit yang lain adalah Candi Istana Ratu Boko yang ada di Bantul, Yogyakarta, letaknya 3 km sebelah selatan Candi Prambanan.

    BalasHapus